Skip to content


Mutiara Keteladanan yang Tertutupi Lumpur Keangkuhan

“Narrated Abu Hurairah RA : The Prophet SAW said, ‘ Allah did not send any Prophet but he shepherded sheep.’ His companions asked him.’ Did you do the same ?’ The prophet SAW replied, ‘ Yes, I used to shepherd the sheep of the Makkah for some Qirat.’ ( Shahih Al – Bukhari no. 2262 )

Dari gambaran di atas sangatlah jelas bawha bangsa dan umat ini membutuhkan suri tauladan yang layak untu ditiru dan sanggup membawa setiap insan Indonesia lebih maju dan lebih bermartabat. Indonesia membutuhkan teladan hampir dalam semua spektrum kehidupan. Anak muda dan remaja membutuhkan satu sosok yang tangguh dan bermotivasi tinggi untuk menghadapi segala kesulitan hidup dan banyak rintangan untuk berkembang. Rumah tangga membutuhkan figur suwami dan ayah teladan yang penuh perhatian terhadap istri dan anak – anaknya. Dunia usaha juga kini memerlukan contoh entrepreneur ( pebisnis ) yang bisa sukses tanpa harus bertumpu pada modal dan uang tetapi bisa bertumpu pada kompetensi dan kepercayaan ( trust ). Dunia pendidikan membutuhkan figur pendidik yang ngemong dan memperlakukan siswa sebagai organisma yang tumbuh dan perlu diperhatikan dari waktu ke waktu. Karena memang pendidikan sejatinya proses transformasi nilai dan budi pekerti bukan seedar transmisi informasi dan data belaka.
Dalam tataran sosial diperlukan seorang leader yang mampu merajut titik – titik temu dari berbagai elemen masyarakat yang berbeda dari sisi ideologi, kultur dan tradisinya; menjadi suatu tatanan masyarakat baru yang bergerak menuju peradaban baru.
Indonesia dan dunia islam saat ini sangat merindukan pemimpin politik yang memiliki visi, kompetensi dan compassionate untuk memajukan bangsanya. Banyak anak bangsa yang tidak tahu akan menjadi apa Indosnesia dalam 5 tahun atau 10 tahun yang akan datang. Banyak dari kita juga tidak tahu bagaimana setrategi pangan nasional agar bisa swasembada beras dalam 3 tahun ke depan atau bagaimana memastikan ketahanan energi ketika minyak diperkirakan akan berkurang drastis dalam 18 tahun kedepan dan gas alam akan habis dalam 60 tahun kedepan.
Indonesia merindukan suri tauladan leadership yang meyakini bahwa jabatan adalah tanggung jawab dunia akhirat dan bukan kemegahan serta peluang ( opportunity ) untuk menambah kekayaan semata dengan apapun caranya. Pemimpin yang tidak bisa tidur nyenyak karena masih banyak rakyatnya yang bergizi bukuk ( baca:kelaparan ). Pemimpin yang tidak bisa bercuti panjang karena banyak Puskesmas dalam keadaan memprihatinkan. Pemimpin yang tidak terlalu nikmat duduk dalam ruangan ber-AC sementara masih banyak rakyatnya korban longsor, lumpur dan banjir berada di tenda tenda pengungsian. Pemimpin yang tidak tega meminta kenaikan gaji dan fasilitas karena sebagian pegawai PNS gaji pokoknya tidak lebih besar dari anggaran telepon rumah seorang pejabat di tingkat kabupaten.
Teladan kepemimpinan itu seseungguhnya terdapat pada diri Rasulullah SAW karena ia adalah pemimpin yang holistic, accepted, dan proven. Holistic karena beliau adalah pemimpin yang mampu mengembangkan leadership dalam berbagai bidang termasuk diantaranya : self development, bisnis dan entrepreneurship, kehidupan rumah tangga yang harmonis, tatanan masyarakat yang akur, sistem politik yang bermartabat, sistem pendidikan yang bermoral dan mencerahkan, sisitem hukum yang berkeadilan, dan strategi pertahanan yang jitu serta memastikan keamanan dan perlindungan warga negara. Kepemimpinanya accepted karena diakui lebih dari 1,3 milyar manusia. Kepemimpinanya proven karena sudah terbukti sejak lebih dari 15 abad yang lalu hingga hari ini masih relevan diterapkan. hanya saja terkadang kita enggan mengambil mutiara hikmah dari suri tauladannya karena keangkuhan atau kebodohan diri.
tulisan ini sengaja penulis nukil dari buku best seller “MUHAMMAD SAW the SUPER LEADER SUPER MANAGER” karya Dr.M.Syafii Antonio M.Ec,dengan maksud memberikan informasi sekaligus pengetahuan kepada seluruh pembaca yang budiman. terimakasih semoga bermanfaat, salam sukse,,,,!!!

Facebook Comments

Posted in KAJIAN ISLAMI.

Tagged with .


One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. atma says

    Wah baru kemarin daftar blog postingannya dah banyak.

    Sukses ya…