Skip to content


ANTARA CINTA DAN CEMBURU ( ACDC )

Banyak sekali definisi atau pandangan bahkan ungkapan – ungkapan kita tentang cinta yang tidak jelas bahkan justru sangat keliru. Memang, boleh jadi ia puitis, indah terdengar, tetapi sulit kita tangkap maknanya sehingga tidak pula mudah untuk di upayakan kehadiranya. Namaun agaknya tidak jauh dari kebenaran pandangan yang menyatakan bahwa cinta adalah “Dialog dan pertemuan dua ‘aku’ serta hubungan timbal balik yang melahirkan tanggung jawab kedua ‘aku’ itu”.

Kelirulah orang yang berkata “aku jatuh cinta” karena ini mengesankan kebetulan dan tanpa proses dan usaha, bahkan ini mengesankan keterpaksaan. Kalimat itu keliru sebab cinta harus di usahakan dengan sungguh sungguh.  Siapa yang hendak bercinta, maka ia harus memiliki kemahiran, tanpa kemahiran cinta tidak dapat lahir. Dengan kemahiran, seorang dapat menarik simpati dan kekaguman yang mengantar pada lahirnya cinta. Sungguh benar ungkapan yang menyatakan bahwa tidak ada lelaki atau perempuan yang tidak memiliki potensi mencintai dan dicintai,…yang ada hanyalah lelaki atau perempuan yang tidak pandai melakukan hal – hal yang mengundang rasa kagum dan cinta orang lain.

Untuk menghindari redupnya cinta, maka cinta menciptakan sesuatu yang dinamai cemburu guna meningkatkan masing – masing pasangan tentang “aku” nya, sehingga keduanya kembali sadar bahwa mereka adalah dua “aku” yang berdialog dan bertemu untuk satu tujuan, bukanya dua “aku”  yang dilebur menjadi satu.

Cinta dilukiskan sebagai “gabungan antara harapan dan kecemasan”. Cinta mirip dengan iman yang merupakan upaya untuk menyingkap tabir kebenaran. Dalam konteks bercinta berarti tabir rahasia kalbu kekasih. Upaya terus menerus yang diselingi oleh pertemuan dan perpisahan, oleh kebingungan yang lahir dari keraguan dan keyakinan. Keadaan seseorang yang sedang mekar cinta dalam kalbunya, dilukiskan bagai keadaan seseorang yang sedang mendayung ditengah ombak dan gelombang yang yang membahana. Nunjauh disana terlihat olehnya pantai tujuanya, tetapi ombak dan gelombang mengundang rasa cemasnya, sehingga hatinya berbisik, ” Dapatkah tiba di pantai bahagia itu?” sedang keinginan dan tekadnya mencapai pantai menimbulkan harapan yang mendorongnya mendayung dan mendayung. Semakin besar harapan dan rasa cemas itu, semakin bergelora cinta, demikian pula sebaliknya. Tetapi, cemas dan harap harus seimbang, karena kalau rasa cemas melebihi harapan, maka akan lahir, antara lain, rasa cemburu berlebihan yang mengubur cinta, sedang bila harapan tidak lagi bergelora, maka kehangatan cinta menjadi redup, bahkan hubungan dapat terputus.

Rasa takut dan cemas adalah bagian dari substansi cinta, tetapi jangan berlebihan, jangan pula tidak seimbang karena jika berlebih ia akan melahirkan cemburu buta. yakni rasa takut kehilangan cinta dan keihklasan kekasih.

Ingat! kita harus membedakan dua macam kecemburuan, ( a ) cemburu yang melahirkan upaya memelihara keutuhan rumah tangga serta membendung segala macam yang dapat menghancurkan, dan ( b ) cemburu yang lahir dari ulah “orang ketiga” yakni berusaha merebut simpati dan kasih pasangan. Nah, jika demikian, ada cemburu yang beralasan ada pula yang tidak beralasan. Yang tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan. Ia adalah bukti ” rasa takut yang berlebih” sekaligus merupakan ‘ kekalahan seseorang terhadap dirinya sendiri,” karena cinta dan keikhlasan tidak mungkin diraih dengan paksaan atau melalui kecurigaan dan pengawasan.  Cinta harus diperoleh melalui perjuangan, yang diliputi oleh kebebasan yang bernafaskan kendali. buat kita, kendali itu adalah kendali agama dan budaya kita.

___________________________________________________________

Syihab Quraisy.2007.Pengantin Alquran kalung permata buat anak anakku. Tangerang: Lentera Hati.

Posted by : saif_una

Semoga Bermanfaat

Facebook Comments

Posted in Umum.


2 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. abyfariz says

    cinta datang bukan karena kbersamaan, tapi cinta ada karena penyatuan jiwa.
    kadang cinta emmbawa kehancuran, karena tak kuasa menahan nafsunya.
    tapi cinta selamanya indah, dan akan membawa kebahagiaan bila kita menyadari akan makna cinta, dan tidak terbawa oleh nafsu.

    bener ga pak Ustd…………………?>?????

  2. 4rever says

    wah….pujangga cinta.