Skip to content


JEJAK RAMADLAN

Pengembaraan Hari Pertamaku di Kota Pahlawan “drreettt…dreeetttt” tanda pesan masuk di hp bututku, sengaja aku pilih modus getar karna posisiku sedang istirahat tidur siang, kata orang tidurnya orang puasa itu ibadah. aku tengok layar kaca hp ku yang biasa aku letakan  di sebelahku nyaris di bawah bantal. “No.Rekeningmu Berapa?” begitu bunyi sms dari mas Novy, sontak aku terkaget, dan segera ku balas dengan isi No.Rekening ATM ku. Aku memang sudah janji dengan beliau kalo aku mau ke surabaya awal puasa ini  untuk belajar Web.Master di rumahnya. dan saat Ramadlan tiba, persediaan uangku sudah menipis, jangankan buat makan, untuk transport ke surabayapun sudah tak ada. rupanya keadaan ini memaksaku  berkata jujur kepada pemilik nama Novi Setiyarso, bukan mengharap kucuran dana tapi sekedar pemberitahuan kalo aku belum bisa ke surabaya minggu ini. Setengah jam kemudian ada sms masuk lagi ” Sudah di transferkan orang Ndang budhal” hmmm kok di transferkan orang yah ( kerutku dalam hati ) huufff siapapun orangnya aku hanya bisa mendoakan semoga di balas dengan seribu kebaikan karna  sudah berbaik hati memberiakan aku uang transport ke kota pahlawan itu.

Jum’at pukul 16.30 WIB, 07 Ramadlan 1430. aku segera berangkat menuju setasiun terdekat dari rumahku setelah mendapat doa dan restu dari kedua orang tuaku, dengan kecepatan tinggi di atas motor gede aku berkejaran dengan waktu agar tidak ketinggalan kereta Gaya Baru Malam Selatan  Jakarta Surabaya, mengingat jadwal kebrangkatan kereta dari setasiun Ciledug – Cirebon tepat pukul 17.00 WIB dan jarak tempuh dari rumah ke setasiun  biasanya 1 jam perjalanan. Sesampainya di setasiun aku langsung mejunu loket pembelian karcis dan 10 menit kemudian keretapun tiba,,huuffff akhirnya dapet tiket kereta juga (syukurku dalam hati). sebelum naik gerbong kereta api Gaya Baru Malam Jurusan Jakarta Surabaya,aku sudah membayangkan bakal gak dapet tempat duduk alias berdiri sampe Stasiun Jogjakarta seperti pengalamku dulu ketika aku berangkat ngelmu boso Inggris ke kota Pare Kediri. Beruntung ternyata kehawatiranku tidak terjadi, karna kebetulan aku langsung dapat tempat duduk di sebelah ibu – ibu  yang fasih dengan tembang jawa kratonya, dia begitu baik sampe – sampe aku di beliin tisyu, walau cuma tisyu bagiku ini adalah bentuk sambutan baiknya kepadapku. sesekali aku mencoba mendengarkan dengan seksama menikmati suara merdunya sambil ku matikan suara mp3 hp ku, karna aku paling suka dengan musik apalagi kalo lagi di jalan dan selalu ku pilih lagu – lagu religi yang bisa memberikan sepirit hidupku, 40 menit berlalu dan waktu berbuka puasapun tiba, aku segera menghilangkan rasa hausku dengan  beberapa tegukan air putih. setelah itu, aku langsung melakukan sholat maghrib di bangku keretaku sebelum aku makan nasi bungkus yang sudah di siapkan ibuku tercinta dari rumah. Aku tidak peduli dengan orang – orang di sekelilingku yang mungkin sedikt aneh melihat tingkahku sholat di kereta, karna tak banyak orang yang mau melakukan hal yang sama di saat perjalanan. itung – itung dakwah lewat sholat, paling tidak harapanku ini bisa mengingatkan mereka kepada Tuhan Pemilik Alam. Selepas makan aku mencoba merebahkan badan sembari ku tancap headset Mp3 di kedua kupingku  berharap bisa terlelap sejenak, namun hingga waktu sahur tiba pun  ternyata mataku belum bisa terpejam. entah kenapa mata ini selalu saja susah ku pejamkan di saat perjalanan.

Jarum jam dinding setasiun Wonokromo Surabaya,menunjukan pukul 05.00, aku segera turun dari gerbong kereta dan segera ku tarik ponselku dari tasku ” Aku sudah di Stasiun Wonokromo mas ” begitu bunyi sms ku ke master shifu, tidak lama kemudian master shifu dengan “jet tempurnya” sudah berada tidak jauh dari pintu masuk Stasiun, akupun segera menyambagi beliau dan aku di antar sampe rumahnya di Jl. Bratang Gede. Sesampainya di rumah aku langsung mandi dan istirahat hingga waktu sholat dzhuhur pun tiba. Waaahhhh ini adalah hari pertamaku di Kota Pahlawan yang terkenal dengan Rujak Cingurnya, rasanya sudah gak sabar menikmati suasana Ramadlan di Surabaya. Sore hari menjelang berbuka puasa aku di ajak mas Novi dan King Nopy Kopdar Bukber di Royal Mall bersama para Bloger TPC dan Komunitas Joomla Surabaya. 10 menit sebelum maghrib King Nopy tiba di kediaman mas novi, dan kami putuskan untuk berbuka dan sholat maghrib terlebih dulu di rumah sebelum berangkat menuju Royal Mall.

Selesai acara Bukber dg TPC dan komunitas joomla surabaya, King Nopy mengajak aku dan mas Novi menilik rumahnya di Jl. Semampir Surabaya yang tidak terlalu jauh dari Royal Mall. Di ruang tamu yang dinding dindingnya penuh dengan foto foto Habaib dan Ulama aku di persilahkan  makan lagi, meski perut masih kenyang tapi aku kepincut juga dengan kelezatan Tahu Tek, salah satu makanan khas Surabaya yang pernah ku baca kabar kelezatan dan kenikmatannya  dari postingan Seseorang. Ahirnya terjawab sudah rasa penasaranku menikmati kelembutan dan kelezatan Tahu Tek, Tahu Tek Oh tahu Tek begitu ungkapan penggila makan khas Surabaya ini. Sungguh kenikmatan yang Luar biasa bisa berbuka puasa di 3 tempat yang berbeda dalam kurun waktu tidak kurang dari 3 Jam. Selepas makan kami Bertiga pun berbincang ringan seputar Strategi Pengembangan blogmalhikdua yang sampai saat ini masih dalam perhelatan panjang dalam pembentukan komnuitas layaknya bloger bloger lainya. dari perbincangan selama kurang lebih dua jam itu,banyak manfaat yang bisa ku ambil berdasarkan pengalaman mereka di lapangan,  sebagai bekal langkah awal dan seterusnya dalam proses pembentukan komunitas bloger malhikdua dan  mengepakkan sayap lebih lebar lagi di ranah bloger – bloger populer Nasional.

Facebook Comments

Posted in JEJAK RAMADLAN.


16 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Frenavit Putra says

    terimakasih sudah menyempatkan diri berkunjung dan bersua dengan Temen-temen Blogger Surabaya… Kami tunggu kedatangan ke-dua sampeyan di Surabaya…

    • saifuna says

      sama sama..insyaAllah…..salam kompax adjah 😀

  2. suryaden says

    maju terus dan semangat mas…
    salam buat teman-teman semuanya
    .-= suryaden´s last blog ..Ubuntu 9.10 Karmic Koala Alpha 5 =-.

    • saifuna says

      woro woro, semua santri dpt salam tuh dari mas suryaden heheheh

  3. Sendy Putra says

    sampai geleng2 aku bacanya…ckckckck…dakwah di kereta…dinamapun sanggup…10jempol…
    ditunggu kehadiran ke2 nya disurabaya mas yg pastinya harus lebih seru…..hehehe
    tetep semangat….. wassalam

    • saifuna says

      yang pasti masih banyak kuliner yg harus ku sambangi hehehehe

  4. atma says

    Sungguh pengalaman yang berarti dan mengasyikkan…

    • saifuna says

      hmmm qlo km ikut pasti lebih seruuuuu ( dance )

  5. Pradna says

    wih…enake, kl kesana lagi mbok aku diajak
    .-= Pradna´s last blog ..Kampanye Linux untuk Lomba Blog Opensource =-.

    • saifuna says

      Otre mas hehehehe….kpn neh prof,, ajarin aku linux 🙂

  6. novi says

    foto nang karaoke mu endi le?.. “)
    .-= novi´s last blog ..Waspada BAB Saat Puasa =-.

    • saifuna says

      Tunggu adjah boz di next postingan, yg ini kan baru hari pertama, masih ada beberapa hari lagi yang bakal aku posting termasuk ajep ajep dg jenengan 😀

  7. sawali tuhusetya says

    jadi iri nih sama mas saif. saya malah belum ke sarang tpc sekali pun. pingin juga main ke sana!

  8. Novianto says

    Kan belom makan rujak cingur to
    .-= Novianto´s last blog ..Keceriaan dalam jalinan tali Sillaturahmi =-.

    • saifuna says

      iya neh kapan yah pak yai….. 😀

  9. yummy says

    tambah ilmu,tambah temen nih?